Penipu

Selamat malam, Dumai. Menyikapi postingan tadi pagi (05/03) kami dari sepdum memohon maaf yang sebesar-besarnya bagi kawan-kawan yang terdampak karena telah transfer sejumlah uang ke rekening atau e-wallet oknum penipu.

Perlu diketahui, kami sangat selektif dan berhati-hati dalam menggunggah sesuatu ke media sosial, pengalaman yang panjang menjadi pelajaran berharga untuk kami. Seperti kejadian lakalantas, kami tidak pernah posting foto korban, kejadian masalah personal di Sukajadi yang sampai heboh juga tidak kami posting, ada beberapa contoh lainnya yang menurut kami belum bisa kami bagikan maka tidak kami bagikan.

Tapi pagi ini, istilah kata, kami ‘kecolongan’. Kami dihubungi melalui Whatsapp oleh oknum yang mengaku dari DIC dan memohon untuk menayangkan postingan kegiatan mereka, kami berpikir karena ini adalah kegiatan keagamaan dan bermuatan nilai positif maka kami berkenan untuk membantu mereka dan juga berpikir mungkin inilah pembuka jalan untuk menjalin kerjasama dengan DIC. Mereka mengaku dari Dewan Kemakmuran Masjid dan kami berinisiatif untuk sekalian menawarkan pembuatan video di area DIC, Guest House dan Function Hall agar semuanya tau beberapa fasilitas DIC yang jarang terekspos. Itu saja. Tidak dibayar dan tidak minta bayaran.

Ternyata niat baik kami disalahgunakan, oknum penipu berhasil menembus tembok raksasa sepdum, dan pelindung utama kami yang bernama kredibilitas itu hancur karena ternyata ini adalah praktek penipuan yang dibalik layarnya (Whatsapp) mereka minta peserta untuk membayar uang pendaftaran, yang mana di flyer tidak disebutkan terkait uang pendaftaran.

Beberapa kawan-kawan kena dan menjadi korban. Kami sangat kecewa dan benar-benar memohon maaf yang sebesar-besarnya. Sungguh ini diluar kuasa kami, sungguh ini diluar kendali kami.

Beberapa kali kami mengingatkan kawan-kawan melalui postingan di Instagram dan multi platform lainnya untuk berhati-hati terhadap aksi penipuan, semua kami ulas lengkap di hashtag Instagram berikut #WaspadaPenipuanDiDumaiDanDuniaMaya tapi ternyata kami juga kena secara moril dan kawan-kawan juga kena secara materil. Dari lubuk hati yang paling dalam kami sampaikan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Kami sudah menghubungi beberapa kawan-kawan yang terdampak dan menyarankan untuk melaporkan kejadian ini melalui website https://iasc.ojk.go.id serta menyebarkan melalui Instagram Stories, Facebook Stories dan Whatsappa Status. Semoga dapat membantu atau setidaknya laporan akan kejadian ini masuk dan diterima pihak berwenang.

Saat ini kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sumber daya kami dan semoga kedepannya akan menjadi yang lebih baik lagi.

Sekali lagi, mohon maaf, mohon maaf, semoga pelaku dapat hidayah dari Allah SWT dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi sehingga tidak melakukan perbuatan serupa dimanapun dan kapanpun. Dan doa kami yang paling tulus untuk kawan-kawan yang menjadi korban, semoga dimudahkan segala urusannya dan kerugiannya diganti Allah SWT dengan yang lebih baik lagi dan berlipat. Amin ya Allah.

Unknown's avatar

Author: sepdum

The future is arriving faster than ever.

Leave a comment